RSS

Evaluasi Keberhasilan Koperasi dilihat dari sisi Anggota

1.      Efek-efek Ekonomis Koperasi
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan paa anggotanya, yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan memepersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah diserahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalkan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang-jasa, menguntungkan tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual/pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya setiap anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi :
-          Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhannya
-          Jika pelayanan itu ditawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan disbanding yang diperolehnya dari pihak – pihak lain diluar koperasi.

2.      Efek harga dan efek biaya
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : Besarnya nilai manfaat pelayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif.
Motivasi utilitarian sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang dimaksud adalah insentif berupa pelayanan baran-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau diperolehnya harga menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.
Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus di bedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.

3.      Analisis hubungan efek ekonomis dengan keberhasilan Koperasi
Dalam badan usaha koperasi, laba (profit) bukanlah satu-satunya yang dikejar oleh manajemen, melainkan juga aspek pelayanan (benefit oriented). Ditinjau dari Konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan koperasinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang diterima anggota.

Keberhasilan koperasi di tentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partisipasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang di dapat oleh anggota tersebut.

4.      Penyajian dan analisis neraca pelayanan
Di sebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangan-tantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinu di sesuaikan.
-          Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya :
-          Adanya tekanan persaingan dari organisasi lain (terutama organisasi non koperasi).
Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban.
Perubahan kebutuhan ini akan menentukan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang ditawarkan oleh koperasi.Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar daripada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan, koperasi memerlukan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi.

Referensi:

Permodalan Koperasi

1.      ARTI MODAL KOPERASI

Modal koperasi adalah sejumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan-kegiatan atau usaha-usaha dalam koperasi. Modal koperasi ini bisa berasal dari modal sendiri maupun pinjaman anggota ataupun lembaga, maupun surat-surat hutang. Modal terdiri dari 2 yaitu modal jangka panjang (Fasilitas Fisik) dan modal jangka pendek (Kegiatan Operasional).Setiap perkumpulan atau organisasi dalam melakukan kegiatan untuk mencapai tujuannya memerlukan sejumlah dana. Sebagai badan usaha, koperasi memerlukan dana sesuai dengan lingkup dan jenis usahanya. Dalam rangka mendirikan badan usaha koperasi, yang ditetapkan oleh pembuat undang-undang sebagai syarat minimum untuk mendirikan sebuah koperasi adalah jumlah anggota pendiri. Sedangkan besar modal minimum yang harus disetor sebagai modal awal koperasi oleh para pendirinya tidak ditentukan. hal ini sesuai dengan karakteristik koperasi yang mengedepankan jumlah anggota daripada besar modal usaha.

2. SUMBER MODAL
Ada dua sumber modal yang dapat dijadiakn modal usaha koperasi yaitu :
a. Secara Langsung
Dalam mendapatkan modal secara langsung ini ada tiga cara klasik yang dapat dilakukan oleh para pengurus koperasi, yaitu :
– Mengaktifkan simpanan wajib anggota sesuai dengan besar kecil penggunaan volume penggunaan jasa pelayanan koperasi yang dimanfaatkan oleh anggota tersebut.
– mengaktifkan pengumpulan tabungan para anggota.
– mencari pinjaman dari pihak bank atau non-bank dalam menunjang kelancaran operasional koperasi.
b. Secara Tidak Langsung
Modal yang didapat dari cara ini bukan merupakan modal yang langsung digunakan oleh koperasi tetapi mengambil manfaat dari kemampuan koperasi itu sendiri dalam rangka menekan biaya,caranya antara lain :
– Menunda Pembayaran yang seharusnya dikeluarkan.
– Memupuk dana cadangan.
– Melakukan Kerja Sama-Usaha.
– Mendirikan Badan-Badan Bersubsidi.

Sumber modal menurut UU No. 12 tahun 1967 pasal 32, yaitu :
1. Modal koperasi terdiri dan dipupuk dari simpanan-simpanan, pinjaman-pinjaman, penyisihan-penyisihan hasil usahanya termasuk cadangan-cadangan dan sumber lain.
2. Simpanan anggota di dalam koperasi terdiri atas :
-simpanan pokok;
-simpanan wajib;
-simpanan sukarela.
3. Simpanan sukarela dapat diterima oleh koperasi dari bukan anggota.

Sedangkan menurut UU No. 25 tahun 1992 pasal 41, modal koperasi bersumber dari :
1. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman.
2. Modal sendiri dapat berasal dari :
-simpanan pokok;
-simpanan wajib;
-simpanan cadangan;
-hibah.
3. Modal pinjaman dapat berasal dari :
-anggota;
-koperasi lainnya dan/atau anggotanya;
-bank dan lembaga keuangan lainnya;
-penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya;
-Sumber lain yang sah.
*Simpanan pokok merupakan sejumlah uang yang wajib dibayarkan anggota kepada koperasi pada saat masuk menjadi anggota. Besarnya simpanan pokok untuk setiap anggota sama dan tidak dapat diambil selama masih menjadi anggota koperasi.
* Simpanan wajib adalah sejumlah uang tertentu yang wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu, misalnya setiap bulan dengan jumlah yang sama setiapbulannya. Simpana wajib ini tidak dapat diambil oleh anggota selama masih menjadi anggota koperasi.
* Simpanan sukarela sama seperti simpanan diatas, tetapi dapat diambil sewaktu-waktu.
* Hibah merupakan sejumlah uang atau barang modal yang dapat dinilai dengan uang yang diterima dari pihak lain yang bersifat pemberian yang tidak mengikat.

3. DISTRIBUSI CADANGAN KOPERASI
Cadangan menurut UU No. 25/1992, adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha yang dimasukkan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi bila diperlukan. Sesuai Anggaran Dasar yang menunjuk pada UU No. 12/1967 menentukan bahwa 25 % dari SHU yang diperoleh dari usaha anggota disisihkan untuk Cadangan , sedangkan SHU yang berasal bukan dari usaha anggota sebesar 60 % disisihkan untuk Cadangan. Banyak sekali manfaat distribusi cadangan, seperti contoh di bawah ini :
1. Memenuhi kewajiban tertentu
2. Meningkatkan jumlah operating capital koperasi
3. Sebagai jaminan untuk kemungkinan kemungkinan rugi di kemudian hari
4. Perluasan usaha

KESIMPULAN
Modal koperasi adalah sejumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan-kegiatan atau usaha-usaha dalam koperasi. Modal koperasi ini bisa berasal dari modal sendiri maupun pinjaman anggota ataupun lembaga, maupun surat-surat hutang. Modal terdiri dari 2 yaitu modal jangka panjang (Fasilitas Fisik) dan modal jangka pendek (Kegiatan Operasional). 


Referensi:

Manfaat Permainan Fidget Spinner




Permainan ini sangat disukai kalangan remaja dan para dewasa muda, khususnya mahasiswa. Fidget Spinner bisa dimainkan ketika sedang mati gaya, saat menunggu atau ketika tidak ada aktivitas sama sekali. Mainan ini bentuknya sangat sederhana, karena tuntutan konsumen jadilah dibuat berbagai bentuk, ada yang seperti lambang super hero seperti Batman dan Superman.
Kunci dari mainan ini ada di bearing/bantalan rodanya, semakin bagus kualitas bearingnya semakin lama juga putaran yang dihasilkan.  Permainan ini juga memiliki banyak manfaat loh yang dihasilkan, berikut adalah penjabaran manfaat dari permainan fidget spinner:

1. Menghilangkan Kebiasaan Fidgeting
Kebiasaan fidgeting merupakan kebiasaan tangan yang berupa gerakan atau getaran yang dilakukan secara tidak sadar terjadi pada jemari akibat perasaan gelisah, bosan, was-was dan perasaan buruk lainnya. Atau dikatakan sebagai respon dari tubuh terhadap kecemasan atau kebosanan karena tubuh mengalami stress, yang kemudian mengirimkan pesan kepada anggota tubuh untuk menurunkan kadar hormone stress dengan menggoyangkan kaki atau menggigit kuku. Dengan adanya fidget spinner maka kita bisa mengalihkan aktivitas-aktivitas yang timbul dari kecemasan tersebut kepada permainan ini. Sehingga permainan ini akan membantu kita dalam mengurangi kebiasaan fidget dengan mengalihkannya menggunakan permainan fidget spinner.

2. Melatih Ketangkasan
Permainan ini mampu melatih kekakuan jari-jari tangan dalam merespon sesuatu, atau ketika kita mudah lelah dengan aktivitas yang terfokuskan kepada kekuatan jari-jari tangan kita seperti menulis, maka akan menjadikannya lebih tangkas dan kuat. Dengan kata lain melakukan hand spinner atau fidget spinner sama halnya kita melakukan olah raga terhadap jari-jari kita. Jadi tidak ada salahnya mencoba permainan ini bagi kamu yang mudah mengalami kelelahan saat menulis.

3. Melancarkan Peredaran Darah
Gerakan fidget spinner sebanyak 250 ketukan per menit terbuki mampu memperlancar peredaran darah, hal ini dikutip dari Falony.com, oleh seorang professor bernama Jaume Padilla dari MU Nutrisi dan Latihan Departemen Fisiologi. Sehingga dengan bermain permainan ini kita berkontribusi pada diri sendiri dalam melakukan latihan ringan untuk memperlancar aliran darah.

4. Mengurangi Stress
Stress adalah suatu hal yang wajar ketika kita hidup. Sehingga upaya untuk mengurangi stress tersebut amatlah perlu dilakukan. Karena jika stress menumpuk di pikiran kita, maka penyakit berat lainnya bisa jadi ikut menerjang tubuh kita. Oleh karenanya, permainan hand spinner menjadi alternative solusi untuk mengurangi sress yang ada pada diri.

5. Membantu Orang Berkebutuhan Khusus
Seseorang dengan kebutuhan khusus seperti autis, gangguan kecemasan, dan Attentiont Deficit Hyperactive Disorder (ADHD) dapat dirangsang untuk mengeluarkan kreativitas dan menjadi lebih rileks dengan menggunakan permainan ini. Psikolog Mark Rapport dari University of Central Florida dikutip dari Detik Health menyebutkan bahwa mainan yang dapat berputar (fidget spinner) manfaatnya lebih kearah memberikan distraksi daripada manfaat nyata untuk individu dengan Attentiont Deficit Hyperactive Disorder (ADHD).”



REFERENSI :

Manfaat Bernyanyi Bagi Kesehatan



Menyanyi adalah hal yang tidak asing dalam kehidupan kita dan pasti semua orang pernah melakukannya walaupun hanya sesekali. Untuk bernyanyi pun tidak harus menjadi penyanyi yang profesional, yang utama yaitu dapat menghibur diri, meskipun cuma bergumam atau bersiul-siul. Menyanyi memang sangat terkait erat dengan kesehatan emosional.

Nah, manfaat bernyanyi bagi kesehatan diantaranya:

Ø  Meningkatkan Suplai Oksigen
Tanpa disadari, ketika seseorang bernyanyi, ia sebenarnya sedang meningkatkan suplai oksigen dalam darah dan hal ini berdampak baik salah satunya bagi otak sehingga kemampuannya juga ikut meningkat karena adanya jumlah oksigen yang masuk ke dalam otak.

Ø  Menguatkan Otot Jantung
Seorang penyanyi biasanya harus berlatih bagaimana bernafas dengan berbagai teknik untuk menunjang kualitas suaranya saat bernyanyi. Hal ini turut berpengaruh pada menguatnya otot jantung. Bukankah saat bernafas, jantung menjadi bekerja?jadi tak heran jika pengaturan nafas saat bernyanyi turut berpengaruh terhadap kerja jantung.

Ø  Mengurangi Potensi Timbulnya Penyakit
Jangan anggap remeh kegiatan melatih vokal karena ini tidak hanya dapat membuat suara menjadi bagus dan meningkatkan skill bernyanyi tetapi juga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya beberapa penyakit seperti batuk, bronkitis dan asma.

Ø  Meningkatkan Ketahanan Tubuh
Manfaat bernyanyi bagi kesehatan lainnya adalah mampu meningkatkan sistem imun sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit. Hal ini terjadi oleh karena saat bernyanyi, tubuh akan mengeluarkan kelenjar yang berfungsi sebagai pertahanan atau antibodi.

Ø  Mengurangi Stress
Jika seseorang merasa stress, seringkali mereka akan melakukan kegiatan yang ia senangi misalnya dengan mendengarkan musik atau lagu favorit. Cara ini memang terbukti ampuh untuk mengurangi stress. Alunan musik atau lagu yang menenangkan akan membuat jiwa dan pikiran menjadi lebih rileks. Saat mendengarkan lagu, cobalah untuk ikut bersenandung.

Ø  Membuat Bahagia
Menjadikan bernyanyi sebagai hobi tentu akan mendapatkan manfaat bernyanyi bagi kesehatan secara double. Bagaimana tidak?! Saat bernyanyi, pikiran akan menjadi lebih santai dan karena melakukan hal yang disukai, maka secara otomatis tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang berfungsi untuk memunculkan perasaan senang atau bahagia.

Ø  Membuat Postur Tubuh Lebih Baik
Saat berlatih vokal, biasanya posisi tubuh harus tegak agar pernafasan lancar dan performa saat bernyanyi enak dilihat. Kebiasaan ini jika dilakukan secara rutin, akan membuat postur tubuh menjadi baik, yang biasanya agak bungkuk akan kembali tegak.

Ø  Menurunkan Tekanan Darah
Efek menenangkan karena bernyanyi dapat menurunkan darah tinggi, namun perlu diperhatikan dalam memilih lagu yang pas. Sebaiknya nyanyikan lagu-lagu yang bernuansa religi atau yang mengandung lirik perdamaian.

Ø  Meningkatkan Kemampuan Kognitif
Pernahkah mendengar tentang kebiasaan ibu hamil mendengarkan musik klasik pada janin dalam kandungan? Musik memang disinyalir dapat meningkatkan kemampuan IQ. Sama halnya ketika seseorang bernyanyi, maka kemampuan otaknya akan berkembang dan meningkat. Pada beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa mereka yang disebut dengan musisi, memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak dekat dengan dunia musik.

Ø  Memperbaiki Kemampuan Menelan
Olah vokal yang dilakukan secara rutin ternyata berdampak pada kemampuan menelan saat makan, hal ini karena ketika bernyanyi, bagian mulut dan tenggorokan mengalami pergerakan sehingga menjadi lebih luwes.

Ø  Membuat Awet Muda
Manfaat bernyanyi bagi kesehatan yang terakhir adalah membuat awet muda. Bagaimana bisa?! Tahukah anda, jika saat bernyanyi, otot-otot wajah tertarik dan bergerak. Hal ini membuat wajah menjadi lebih elastis dan kencang sehingga tidak cepat keriput.


Referensi

Jenis dan Bentuk Koperasi

Jenis Koperasi

Jenis koperasi berdasarkan fungsinya :
1.    Koperasi Konsumsi
Koperasi ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan umum sehari-hari para anggotanya. Yang pasti barang kebutuhan yang dijual di koperasi harus lebih murah dibandingkan di tempat lain, karena koperasi bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya.
2.    Koperasi Jasa
Fungsinya adalah untuk memberikan jasa keuangan dalam bentuk pinjaman kepada para anggotanya. Tentu bunga yang dipatok harus lebih renda dari tempat meminjam uang yang lain.
3.    Koperasi Produksi
Bidang usahanya adalah membantu penyediaan bahan baku, penyediaan peralatan produksi, membantu memproduksi jenis barang tertentu serta membantu menjual dan memasarkannya hasil produksi tersebut. Sebaiknya anggotanya terdiri atas unit produksi yang sejenis.Semakin banyak jumlah penyediaan barang maupun penjualan barang maka semakin kuat daya tawar terhadap suplier dan pembeli.
Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja :
1.         Koperasi Primer
Koperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.
2.         Koperasi Sekunder
koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer.
Koperasi Berdasarkan Jenis Usahanya :
1.          Koperasi Simpan Pinjam (KSP)
2.          Koperasi Serba Usaha (KSU)
3.          Koperasi Konsumsi
4.          Koperasi Produksi
Jenis Koperasi berdasarkan Keanggotaannya :
1.         Koperasi Unit Desa (KUD)
2.         Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)
3.         Koperasi Sekolah
 Jenis Koperasi Menurut PP No. 60/1959 :
1.         Koperasi Desa
2.         Koperasi Pertanian
3.         Koperasi Peternakan
4.         Koperasi Industri
5.         Koperasi Simpan Pinjam
6.         Koperasi Perikanan
7.         Koperasi Konsumsi

Bentuk Koperasi
Dalam pasal 15 UU No. 12 Tahun 1992 tentang perkoperasian disebutkan bahwa koperasi dapat berbentuk koperasi primer atau koperasi sekunder. Dalam penjelasan pasal 15 UU No. 12 Tahun 1992 disebutkan bahwa pengertian koperasi sekunder meliputi semua koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi primer dan atau koperasi sekunder, berdasarkan kesamaan kepentingan dan tujuan efisiensi, baik koperasi sejenis maupun berbeda jenis atau tingkatan. Koperasi sekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya tiga koperasi yang berbadan hukum baik primer maupun sekunder.
Bentuk-bentuk koperasi adalah sebagai berikut.
Berdasarkan dari tingkatannya, bentuk koperasi terdiri dari koperasi primer dan koperasi sekunder.
Yang termasuk dalam koperasi primer adalah :
a. Koperasi Karyawan
b. Koperasi Pegawai Negeri
c. KUD
Yang termasuk dalam koperasi sekunder adalah :
1.    Koperasi Sekunder merupakan koperasi yang anggota-anggotanya adalah organisasi koperasi.
2.    Koperasi Sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi. Koperasi sekunder dibentuk sekurang-kurangnya 3 koperasi.


 Referensi

Tujuan dan Fungsi Koperasi



Tujuan Koperasi dalam UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian pasal 3 disebutkan bahwa, koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang undang dasar 1945.

Fungsi Koperasi sendiri adalah sebagai berikut:
Ø  Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia.
Ø  Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia.
Ø  Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia.
Ø  Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi.
Sedangkan Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa fungsi dan peran koperasi:
·         Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya;
·         Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
·         Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko-gurunya.

·         Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional, yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.




Referensi

Ilmu Budaya Dasar

Manusia dan Harapan

·       Pengertian Harapan
  Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang.  Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.  Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.
      Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".
      Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil.

·       Persamaan Harapan dan Cita-cita
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.
Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu : keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.

·       Contoh Harapan
Harapan melalui karya film
Saat ini sudah banyak seseorang yang menerapkan sebuah harapan-harapan ia yang berawal melalui sebuah tulisan-tulisan, dari tulisan-tulisan dengan kisah nyata seperti ini, biasanya seorang seniman mengambil jalur keuntungan dengan cara meperlebar harapan-harapan ia melalui sebuah tulisan, lalu dari sisi kreativitasnya ia bertindak lebih lanjut dengan melalui tulisan ini dibuatlah menjadi sebuah novel yang berisi harapan-harapan hidupnya. Jika novel tersebut dinyatakan bagus maka biasanya seseorang akan mencoba untuk membuat film dari hasil karya novel tersebut, di dalam film tersebut masih sama isinya dengan apa yang ada di novel yaitu film dengan berisikan harapan-harapan.
Biasanya juga seseorang pembuat film, membuat filmnya karena mereka terinspirasi oleh harapan-harapan yang ada di diri dia sendiri atau pun orang lain, maka dari itu ia membuat filmnya dengan kisah nyata yang terjadi yaitu manusia dan harapannya.

·       Pengertian Doa
Doa adalah tiang penyangga, komponen penguat serta syiar dalam sebuah peribadatan. Dikatakan demikian karena doa adalah bentuk pengagungan terhadap Allah dengan disertai keikhlasan hati serta permohonan pertolongan  yang disertai kejernihan nurani agar selamat dari segala musibah serta meraih keselamatan abadi.

·       Pengertian Kepercayaan
Kepercayaan adalah kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dimana kita memiliki keyakinan padanya. Kepercayaan merupakan kondisi mental yang didasarkan oleh situasi seseorang dan konteks sosialnya. Ketika seseorang mengambil suatu keputusan, ia akan lebih memilih keputusan berdasarkan pilihan dari orang- orang yang lebih dapat ia percaya dari pada yang kurang dipercayai (Moorman, 1993).
      Menurut Rousseau et al (1998), kepercayaan adalah wilayah psikologis yang merupakan perhatian untuk menerima apa adanya berdasarkan harapan terhadap perilaku yang baik dari orang lain. Kepercayaan konsumen didefinisikan sebagai kesediaan satu pihak untuk menerima resiko dari tindakan pihak lain berdasarkan harapan bahwa pihak lain akan melakukan tindakan penting untuk pihak yang mempercayainya, terlepas dari kemampuan untuk mengawasi dan mengendalikan tindakan pihak yang dipercaya (Mayer et al, 1995).
      Menurut Ba dan Pavlou (2002) mendefinisikan kepercayaan sebagai penilaian hubungan seseorang dengan orang lain yang akan melakukan transaksi tertentu sesuai dengan harapan dalam sebuah lingkungan yang penuh ketidakpastian.

·       Usaha Manusia untuk percaya kepada Tuhan
Kepercayaan kepada Tuhan yang maha kuasa itu amat penting, karena keberadaan manusia itu bukan dengan sendirinya, tetapi diciptakan oleh Tuhan. Kepercayaan berarti keyakinan dan pengakuan akan kebenaran. Kepercayaan itu amat penting, karena merupakan tali kuat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Tuhannya. Bagaimana Tuhan dapat menolong umatnya, apabila umat itu tidak mempunyai kepercayaan kepada Tuhannya, sebab tidak ada tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya. Oleh karcna itu jika manusia berusaha agar mendapat pertolongan dari padanya, manusia harus percaya kepada Tuhan, sebab Tuhanlah yang selalu menyertai manusia. Kepercayaan atau pengakuan akan adanya zat yang maha tinggi yang menciptakan alam semesta seisinya merupakan
konsekuensinya tiap-tiap umat beragama dalam melakukan pemujaan kepada zat tersebut.
Usaha-usaha Meningkatkan Percaya pada Tuhan. Usaha itu antara lain:
·         Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
·         Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
·          Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka    menolong, dermawan, dan sebagainya.
·         Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
·         Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah, dan sebagainya.

SUMBER    :